Menerapkan VEX GO
Koneksi ke VEX GO
Unit Code Base VEX GO adalah cara yang bagus untuk menjelajahi pengantar pembangunan dan pengkodean dengan VEX GO, serta untuk melatih penalaran spasial melalui tantangan pembangunan, pengkodean, dan navigasi di sepanjang Unit.
Para siswa diminta untuk memikirkan arah untuk memvisualisasikan jalur yang perlu ditempuh robot. Di Lab 1, siswa mengeksplorasi jalur ini menggunakan fitur Drive kendali jarak jauh, di mana mengubah Mode Drive mengubah cara pengemudi memahami bagaimana robot bergerak. Berbelok menggunakan 'Tank Drive' mengharuskan menggerakkan satu motor secara berbeda dari motor lainnya agar dapat berbelok, sedangkan berbelok menggunakan 'Split Arcade' adalah tugas yang lebih sederhana. Meminta siswa untuk menjelaskan bagaimana mereka menggerakkan robot selama praktikum ini memberi mereka kesempatan untuk menjelaskan apa yang mereka lakukan dengan menggunakan bahasa spasial. Di Lab 2, praktik mengemudi langsung ini diterjemahkan ke dalam perintah pengkodean, di mana siswa diminta sekali lagi untuk memvisualisasikan jalur robot, tetapi kali ini, alih-alih berfokus pada arah mengemudi, mereka berfokus pada arah perintah. Para siswa membuat jalur yang telah ditentukan untuk dilalui robot, dan harus menggunakan pengukuran dan petunjuk arah untuk menyelesaikan tugas tersebut. Meminta siswa untuk mendemonstrasikan proyek pengkodean mereka menggunakan tangan atau tubuh mereka, memberikan kesempatan untuk menggunakan keterampilan penalaran spasial secara langsung.
Sepanjang unit pembelajaran ini, siswa juga mempelajari cara menggunakan berbagai fitur dan komponen dari VEX GO Kit. Setiap Lab berfokus pada cara berbeda untuk menggunakan VEXcode GO untuk memindahkan Basis Kode. Melalui eksplorasi ini, siswa akan memperoleh pengalaman dalam membuka dan menggunakan proyek contoh, yang merupakan tempat yang bermanfaat bagi siswa untuk memulai pengkodean sehingga mereka dapat melihat kode dan aktivitas robot secara langsung. Selanjutnya, siswa akan mengembangkan proyek-proyek ini dengan mengubah parameter serta menambah dan menghapus blok, mempraktikkan keterampilan dasar yang dibutuhkan untuk menggunakan VEXcode GO.
Di Lab 3, siswa diperkenalkan dengan konsep sensor, dan bagaimana sensor ini dapat digunakan untuk memungkinkan robot berinteraksi dengan benda-benda di sekitarnya. Dimulai dengan LED Bumper, siswa mengalami sifat sebab dan akibat dari data sensor dalam pengkodean, saat mereka membuat robot merespons tekanan pada LED Bumper. Bertanya kepada siswa tentang bagaimana sensor digunakan dalam proyek dapat membantu mereka memahami siklus pengambilan keputusan Sense - Think - Act dengan lebih jelas. Di Lab 4, Sensor Mata digunakan untuk mendeteksi objek dan warnanya, serta untuk membuat robot mengambil keputusan berdasarkan data tersebut. Selama praktikum ini, mengingatkan siswa untuk melihat Konsol Monitor dapat memberi mereka cara berbeda untuk melihat data yang 'dilihat' oleh Sensor Mata, dan memahami bagaimana robot mampu menggunakan data tersebut dengan cara yang lebih kompleks.
Mengajar Pemrograman
Sepanjang Unit ini, siswa akan terlibat dengan praktik dan konsep pengkodean pengantar menggunakan VEXcode GO, seperti membuka, menyimpan, dan memodifikasi proyek untuk menyelesaikan berbagai tugas navigasi. Praktikum dalam Unit ini akan mengikuti format yang serupa:
- Melibatkan:
- Para guru akan membantu siswa untuk menghubungkan secara pribadi konsep-konsep yang akan diajarkan di Lab.
- Bermain:
- Instruksi: Guru akan memperkenalkan tantangan pengkodean. Pastikan siswa memahami tujuan dari tantangan tersebut.
- Model : Guru akan memperkenalkan perintah-perintah yang akan digunakan dalam pembuatan proyek mereka untuk menyelesaikan tantangan. Peragakan perintah-perintah tersebut dengan memproyeksikan VEXcode GO atau dengan menunjukkan representasi fisik dari blok-blok tersebut. Untuk praktikum yang menyertakan pseudocode, berikan contoh kepada siswa tentang cara merencanakan dan menguraikan tujuan proyek mereka.
- Memfasilitasi: Guru akan diberikan arahan untuk melibatkan siswa dalam diskusi tentang apa tujuan proyek mereka, penalaran spasial yang terlibat dalam tantangan tersebut, dan bagaimana mengatasi hasil yang tidak terduga dari proyek mereka. Diskusi ini juga akan memverifikasi bahwa siswa memahami tujuan tantangan dan cara menggunakan perintah dengan benar.
- Pengingat: Guru akan mengingatkan siswa bahwa percobaan pertama mereka dalam menyelesaikan soal tidak akan benar atau berjalan dengan benar pada percobaan pertama. Doronglah siswa untuk melakukan beberapa kali pengulangan dan ingatkan mereka bahwa coba-coba adalah bagian dari proses pembelajaran.
- Pertanyaan: Guru akan melibatkan siswa dalam diskusi yang akan menghubungkan konsep-konsep Lab dengan aplikasi dunia nyata. Beberapa contohnya bisa mencakup, “pernahkah Anda ingin menjadi seorang insinyur?” atau “di mana Anda pernah melihat robot dalam hidup Anda?”
- Membagikan:
- Siswa memiliki kesempatan untuk mengkomunikasikan pembelajaran mereka dengan berbagai cara. Dengan menggunakan Choice Board, siswa akan diberikan "suara dan pilihan" tentang bagaimana mereka dapat menampilkan pembelajaran mereka dengan sebaik-baiknya.
- Siswa memiliki kesempatan untuk mengkomunikasikan pembelajaran mereka dengan berbagai cara. Dengan menggunakan Choice Board, siswa akan diberikan "suara dan pilihan" tentang bagaimana mereka dapat menampilkan pembelajaran mereka dengan sebaik-baiknya.