Langsung ke konten utama
Portal Guru

Menerapkan VEX GO

Koneksi ke VEX GO

Menerapkan VEX GO

Perangkat VEX GO adalah cara yang bagus untuk membantu siswa membangun penalaran spasial yang berkaitan dengan konsep matematika. Dengan terlibat dalam pengalaman langsung dengan bagian-bagian proporsional dan representasi pecahan, kemampuan siswa untuk secara mental menyusun dan menguraikan angka dan bagian-bagiannya akan berkembang. Visualisasi hubungan bagian-ke-keseluruhan dalam Unit ini sangat bergantung pada keterampilan penalaran spasial, dan dapat memberikan siswa strategi mental tambahan untuk visualisasi pada tugas-tugas selanjutnya ketika mereka tidak memiliki alat bantu manipulatif.

Dalam praktikum ini, siswa akan menggunakan perangkat VEX GO Fractions untuk membuat kotak dasar dua sisi, di mana setiap sisi mewakili "keseluruhan". Di dalam kotak, mereka akan menumpuk berbagai pelat dan balok untuk mewakili berbagai kesetaraan fraksional. Pada bagian pertama Permainan, fokusnya adalah merepresentasikan "keseluruhan" dalam bentuk pecahan (1/1, 2/2, 3/3, dst.). Pada bagian kedua dari Play, hal ini akan diperluas ke representasi dan pengenalan pecahan setara, menggunakan bagian dari keseluruhan (½ = 2/4, dst.). Dalam setiap kesempatan, mereka akan dapat menguji, menyentuh, dan melihat pecahan mereka dalam kaitannya dengan keseluruhan, saat mereka terlibat dalam pembelajaran langsung konsep matematika pecahan.

Dengan menyelesaikan Unit Lab STEM GO Pecahan, siswa memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan otentik dalam membangun dan menguji alat yang membuat konsep matematika abstrak menjadi nyata dan terlihat. Sepanjang kegiatan praktikum ini, siswa akan membuat visualisasi mereka sendiri tentang bilangan bulat dan pecahan. Tindakan ini memungkinkan siswa untuk membuat hubungan yang lebih konkret antara pecahan tertulis, dan representasi gambarnya maupun representasi nyatanya. Ketika siswa mulai melakukan operasi matematika pada pecahan, mereka akan dapat menggunakan strategi-strategi ini untuk membantu menyelesaikan masalah yang lebih kompleks.

Unit Pecahan adalah cara yang bagus untuk melatih kemampuan penalaran spasial. Saat menguji kesetaraan, dorong siswa untuk menggunakan bahasa spasial untuk menggambarkan bagaimana bagian-bagian tersebut saling berkaitan atau ukuran relatifnya. Ajukan pertanyaan kepada siswa seperti, “Apa yang kalian perhatikan tentang ukuran potongan-potongan dan penyebut pecahan tersebut?” untuk membantu mereka menghubungkan konsep matematika dengan bangunan nyata secara lebih konkret.

Mengajar dengan Membangun

Sepanjang Unit ini, siswa akan terlibat dengan berbagai konsep teknik, bangunan, atau pembelajaran berbasis penyelidikan. Praktikum dalam unit ini akan mengikuti format yang serupa:

  • Melibatkan:
    • Para guru akan membantu siswa untuk menghubungkan secara pribadi konsep-konsep yang akan diajarkan di Lab.
    • Para siswa akan menyelesaikan pembangunan tersebut.
  • Bermain:
    • Instruksi: Jelaskan aktivitas/eksperimen yang sedang dilakukan siswa. Bagaimana mereka harus memulainya? Apa saja aturannya? Apa kriteria keberhasilannya?
    • Model: Tunjukkan contoh lembar data yang sebagian sudah terisi, lembar permainan, atau ilustrasi tentang apa yang seharusnya dilakukan robot selama aktivitas tersebut. Buat aktivitas tersebut terlihat dan berikan tips kepada guru tentang cara agar aktivitas tersebut juga terlihat.
    • Memfasilitasi: Guru akan diberikan arahan untuk melibatkan siswa dalam diskusi tentang apa tujuan dari kegiatan tersebut, penalaran spasial yang terkait dengan bangunan, dan bagaimana mengatasi hasil yang tidak terduga untuk desain atau rencana mereka untuk suatu kegiatan. Diskusi ini juga akan memverifikasi bahwa siswa memahami tujuan kegiatan dan cara menggunakan komponen dari VEX GO Kit dengan benar.
    • Pengingat: Guru akan mengingatkan siswa bahwa hasil karya, desain, atau upaya mereka dalam melakukan aktivitas tersebut tidak akan sepenuhnya benar pada percobaan pertama. Doronglah siswa untuk melakukan beberapa kali pengulangan dan ingatkan mereka bahwa coba-coba adalah bagian dari proses pembelajaran.
    • Pertanyaan: Guru akan melibatkan siswa dalam diskusi yang berfokus pada pengembangan pola pikir berkembang (growth mindset). Beberapa contohnya bisa mencakup, “Apakah terjadi sesuatu yang tidak beres?” Besar! “Bagaimana Anda bisa menggunakan kesalahan ini untuk meningkatkan desain Anda?” atau “Tidak puas dengan desain Anda? Fantastis! Kepada siapa Anda dapat meminta masukan untuk membuat desain Anda lebih baik?” 
  • Membagikan:
    • Siswa memiliki kesempatan untuk mengkomunikasikan pembelajaran mereka dengan berbagai cara. Dengan menggunakan Choice Board, siswa akan diberikan "suara dan pilihan" tentang bagaimana mereka dapat menampilkan pembelajaran mereka dengan sebaik-baiknya.